EFEKTIFITAS TERAPI NON FARMAKOLOGI (AIR REBUSAN JAHE) DALAM MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI POLINDES BANYUANYAR 2

Alfiatus soleha, 33412301035 (2026) EFEKTIFITAS TERAPI NON FARMAKOLOGI (AIR REBUSAN JAHE) DALAM MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI POLINDES BANYUANYAR 2. Diploma thesis, Politeknik Negeri Madura.

[thumbnail of KTI_Alfiatus soleha_33412301035-1.pdf]
Preview
Text
KTI_Alfiatus soleha_33412301035-1.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstrak

Pendahuluan : Muntah terkait kehamilan pada trimester pertama, yang dikenal sebagai emesis gravidarum, disebabkan oleh peningkatan HCG, estrogen, dan progesteron, yang menyebabkan mual dan muntah berkepanjangan. Situasi ini dapat memiliki efek negatif seperti kelemahan,
dehidrasi, dan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi, yang dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Ketergantungan yang terus-menerus pada pengobatan farmakologis berpotensi menyebabkan efek samping bagi ibu dan janin. Oleh karena itu,diperlukan alternatif non-farmakologis yang aman dan efektif, salah satunya adalah pemberian rebusan jahe untuk membantu mengurangi gejala hiperemesis gravidarum.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif menggunakan air rebusan jahe sebagai terapi non farmakologi dalam membantu mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil
di trimester pertama, khususnya di Polindes Banyuanyar 2.
Metode: metode
penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain satu kelompok tes pra dan tes pasca. Populasi dan sampel dalam penelitian ini
adalah seluruh ibu hamil pada trimester pertama yang mengalami muntah pada kehamilan di Polindes Banyuanyar 2, sebanyak 15 orang, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total. Pengukuran tingkat muntah
pada ibu hamil dilakukan dengan menggunakan alat PUQE-24 sebelum dan setelah diberikan air jahe yang direbus selama lima hari. Analisis data
menggunakan proses editing, scoring, coding, tabulating dan diuji
menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. & Uji N-Gain.Hasil: Diketahui
bahwa terdapat perbedaan yang cukup besar antara hasil ujian pra dan ujian
pasca. Hal ini dibuktikan dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) adalah <0,001,
yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan tingkat signifikansi yang umum digunakan yaitu 0,05. Karena nilaisignifikansi lebih kecil dari 0,05, hipotesis
nol (H0) ditolak, artinya ada pengaruh atau perubahan yang berarti secara
statistik setelah dilakukan perlakuan.Kesimpulan: Terapi non farmakologi
berupa air rebusan jahe terbukti efektif untuk mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil di trimester pertama. Terapi ini bisa dijadikan pilihan
intervensi perawatan yang aman, mudah dilakukan, dan memiliki efek
samping yang minim.
Kata Kunci:Emesis Gravidarum,Air rebusan jahe,Terapi non
Farmakologi, Ibu Hamil Trimester pertama.

Tipe Item: Tugas Akhir (Diploma)
Subyek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Depositing User: 33412301035 Alfiatus Soleha
Date Deposited: 19 Aug 2026 04:23
Terakhir Diubah: 19 Aug 2026 04:23
URI: https://digilib.poltera.ac.id/id/eprint/1127

Actions (login required)

View Item
View Item