Aris Sayidil ilmi, 33312301002 (2026) DESAIN SISTEM BONGKAR MUAT DAN SAFETY PLAN KAPAL SELF PROPELLER OIL BARGE (SPOB) SEBAGAI SARANA DISTRIBUSI BBM DI KEPULAUAN KABUPATEN SUMENEP. Diploma thesis, Politeknik Negeri Madura.
TA ARIS A5.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstrak
Kabupaten Sumenep merupakan wilayah kepulauan dengan mayoritas masyarakat berprofesi sebagai nelayan, sehingga memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kondisi geografis serta keterbatasan infrastruktur pelabuhan kerap menimbulkan berbagai permasalahan dalam distribusi BBM, seperti keterlambatan pasokan dan disparitas harga. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, dirancang kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) yang berfungsi mendistribusikan BBM secara langsung dan efisien. Penelitian ini merupakan pengembangan dari desain utama kapal dengan fokus pada perancangan sistem bongkar muat (loading-unloading) serta penyusunan Safety Plan.
Metode penelitian meliputi analisis teknis sistem perpipaan menggunakan perhitungan mekanika fluida untuk menentukan kapasitas pompa, dimensi pipa, serta total
iv
Tugas Akhir TBK
kerugian energi (total head). Penyusunan tata letak peralatan keselamatan pada Safety Plan dilakukan dengan mengacu pada ketentuan BKI Volume II, SOLAS 1974, MARPOL 73/78, FSS Code, dan ISGOTT.
Hasil perancangan menunjukkan bahwa kapal memiliki volume ruang muat sebesar 185,364 m³. Dengan target waktu bongkar muat selama 5 jam dan kecepatan aliran fluida 4 m/s, diperoleh debit aliran sebesar 0,138 m³/s. Sistem perpipaan utama menggunakan pipa ASME/ANSI B36.10 Schedule 40 berukuran 1½ inci. Berdasarkan perhitungan mayor dan minor losses, diperoleh total head sistem sebesar 138,40 m dengan kebutuhan daya motor pompa sebesar 349,07 HP atau 260,30 kW.Pada aspek keselamatan, Safety Plan menghasilkan tata letak peralatan keselamatan yang memenuhi ketentuan standar, meliputi 7 instalasi hidran, 10 unit APAR portabel, sistem pemadam CO₂ tetap, sistem pendeteksi kebakaran berupa detektor asap dan panas, serta perlengkapan evakuasi jiwa. Secara keseluruhan, desain terintegrasi ini diharapkan mampu menunjang kelancaran dan efisiensi proses bongkar muat BBM sekaligus meningkatkan keselamatan kapal serta meminimalkan risiko kebakaran dan pencemaran lingkungan laut.
| Tipe Item: | Tugas Akhir (Diploma) |
|---|---|
| Subyek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi |
| Program Studi: | Jurusan Teknologi Kemaritiman > Teknik Bangunan Kapal |
| Depositing User: | 33312301002 Aris Sayidil Ilmi |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 08:10 |
| Terakhir Diubah: | 20 Aug 2026 08:10 |
| URI: | https://digilib.poltera.ac.id/id/eprint/1227 |
