PENGARUH TERAPI BEKAM TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA JENANGGER KECAMATAN BATANG – BATANG KABUPATEN SUMENEP.

IRA WULANDARI, 33412301011 (2026) PENGARUH TERAPI BEKAM TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA JENANGGER KECAMATAN BATANG – BATANG KABUPATEN SUMENEP. Diploma thesis, Politeknik Negeri Madura.

[thumbnail of Ira wulandari KTI.pdf]
Preview
Text
Ira wulandari KTI.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstrak

Pendahuluan: Hipertensi pada lansia merupakan kondisi yang berpotensi
menurunkan kualitas hidup serta meningkatkan beban biaya kesehatan
akibat tingginya biaya pengobatan setiap tahun. Upaya penurunan tekanan
darah di masyarakat masih berfokus pada terapi farmakologis, sementara
pendekatan nonfarmakologis seperti terapi bekam basah belum diterapkan
secara rutin, padahal dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat dalam
pengelolaan hipertensi. Terapi bekam basah dianggap aman, nyaman, dan
dapat digunakan sebagai pengobatan komplementer di masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap
perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia penderita
hipertensi di Desa Jenangger, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten
Sumenep.Metode: Desain penelitian ini menggunakan Pre eksperimental
one grup pre-posttest Design. Populasinya yaitu seluruh lansia penderita
hipertensi sebanyak 30 orang. Sampel yang diperoleh menggunakan Non
probability-purpossive sampling didapatkan 18 orang. Pengumpulan data
menggunakan lembar observasi dan sphygmomanometer untuk mengukur
tekanan darah. Data yang didapat diolah, dianalisis dan disajikan dengan
rata-rata tekanan darahnya. Analisis yang digunakan uji Wilcoxon Signed
Ranks. Hasil: Hasil penelitian didapatkan sistolik α=<,001< 0,05, dan
Diastolik α=<,001 < 0,05 artinya ada pengaruh terapibekam terhadap
penurunan tekanan darah sistolik pada lansia penderita hipertensi.
Sedangkan nilai Z Sistolik -5.252, dan Nilai Z Diastolik -5.258 artinya
semakin Sering dan lama Dilakukan Terapi bekam semakin turun tekanan
darahnya. Kesimpulan: Adanya pengaruh ini, secara berkelanjutan
dilakukan terapi bekam sesuai dengan kebutuhan untuk membantu
menurunkan tekanan darah. Peran perawat tetap memberikan edukasi dan
motivasi dalam pengaturan terapi bekam di tempat layanan Kesehatan
terdekat.
Kata Kunci: Terapi bekam, Hipertensi, Tekanan darah dan Lansia.

Tipe Item: Tugas Akhir (Diploma)
Subyek: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 615 Farmakologi dan terapi farmakologi
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit
Program Studi: Jurusan Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: 33412301011 Ira Wulandari
Date Deposited: 19 Aug 2026 01:22
Terakhir Diubah: 19 Aug 2026 01:23
URI: https://digilib.poltera.ac.id/id/eprint/885

Actions (login required)

View Item
View Item