Savira Farendita Fajrianti, 33412301028 (2026) Hubungan Mekanisme Koping dengan Tingkat Kecemasan pada Remaja Siswa Kelas XII dalam Menghadapi Masuk Perguruan Tinggi Negeri di SMAN 2 Pamekasan. Diploma thesis, Politeknik Negeri Madura.
TA_SAVIRA FARENDITA FAJRIANTI.pdf - Accepted Version
Download (5MB) | Preview
Abstrak
Pendahuluan: Masa remaja merupakan masa transisi yang rentan terhadap
stres, terutama pada siswa kelas XII yang menghadapi seleksi masuk
Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ketidakmampuan dalam memilih
mekanisme koping yang tepat dapat memicu peningkatan tingkat kecemasan
yang berdampak pada kesehatan mental dan konsentrasi belajar. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara mekanisme
koping dengan tingkat kecemasan pada remaja siswa kelas XII di SMAN 2
Pamekasan. Metode: Desain penelitian ini menggunakan analitik
korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini
adalah siswa kelas XII SMAN 2 Pamekasan sebanyak 330 dengan jumlah
sampel sebanyak 99 responden yang diambil menggunakan teknik purposive
sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan
kuesioner Brief COPE untuk variabel mekanisme koping dan Zung Self-
Rating Anxiety Scale (ZSAS) untuk variabel kecemasan. Analisis data
dilakukan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian
menunjukkan sebagian besar responden memiliki mekanisme koping adaptif
sebanyak 59 siswa (58,4%), sedangkan hampir setengahnya responden
memiliki mekanisme koping maladaptif sebanyak 40 (39,6%) dan sebagian
besar mengalami kecemasan ringan sebanyak 61 siswa (60,4%) sedangkan
sebagian kecil responden mengalami cemas berat sebanyak 1 responden
(1,0%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,773 (p >0,05), yang
menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara mekanisme koping
dengan tingkat kecemasan. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara
mekanisme koping dengan tingkat kecemasan, Hal ini menunjukkan bahwa
tingkat kecemasan siswa lebih dipengaruhi oleh faktor situasional yang
seragam yaitu tekanan menghadapi kelulusan, sehingga variasi mekanisme
koping individu tidak memberikan perbedaan tingkat kecemasan yang nyata
pada responden. Untuk itu, sekolah dan orang tua perlu memberikan
dukungan emosional yang lebih intensif guna meredam tekanan situasional
yang dihadapi siswa selama masa seleksi PTN.
| Tipe Item: | Tugas Akhir (Diploma) |
|---|---|
| Subyek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 613 Ilmu Kesehatan Umum dan keamanan 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 617 Bedah dan pembedahan dan topik terkait |
| Program Studi: | Jurusan Kesehatan > Keperawatan |
| Depositing User: | 33412301028 Savira Farendita Fajrianti |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 02:55 |
| Terakhir Diubah: | 19 Aug 2026 02:55 |
| URI: | https://digilib.poltera.ac.id/id/eprint/891 |
