Irma Yunita, 33412301050 (2026) GAMBARAN POLA TIDUR LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA GULBUNG KECAMATAN PANGARENGAN KABUPATEN SAMPANG. Diploma thesis, Politeknik Negeri Madura.
KTI Irma Yunita.pdf
Download (3MB) | Preview
Abstrak
Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak
ditemukan pada kelompok Lansia dan dapat memengaruhi kualitas hidup, termasuk
pada aspek pola tidur. Seiring bertambahnya usia, terjadi perubahan fisiologis yang
berdampak pada penurunan kualitas dan kuantitas tidur. Pada Lansia penderita
hipertensi, gangguan pola tidur dapat memperburuk kondisi kesehatan, menurunkan
daya tahan tubuh, serta meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti kelelahan
kronis, gangguan konsentrasi, dan penurunan kemampuan aktivitas sehari – hari. Pola
tidur yang tidak adekuat juga dapat memengaruhi kestabilan tekanan darah sehingga
berpotensi memperburuk kondisi hipertensi yang dialami Lansia. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran pola tidur pada Lansia yang menderita hipertensi
di Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang. Metode: Penelitian
ini menggunakan desain deskriptif. Populasi dan sampelnya adalah seluruh Lansia
penderita hipertensi yang terdata di Puskesmas Pangarengan berjumlah 40 responden
dengan teknik total sampling di Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten
Sampang. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dengan skala likert yang
mencakup lima indikator pola tidur, yaitu waktu mulai tidur dan waktu bangun, irama
tidur, frekuensi tidur dalam satu hari, kemampuan mempertahankan kondisi tidur, dan
tingkat kepuasan tidur. Data hasil penelitian diolah dan dianalisis secara deskriptif
(persentase) dengan kategori baik dan buruk. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa hampir seluruh Lansia penderita hipertensi di Desa Gulbung berada pada
kategori pola tidur buruk, yaitu (82,5%). Responden yang menyatakan buruk, dengan
indikator sebagian besar menyatakan pada aspek kemampuan mempertahankan kondisi
tidur (68%) dan frekuensi tidur dalam satu hari (64%). Kesimpulan: Hampir seluruh
Lansia penderita hipertensi di Desa Gulbung mengalami pola tidur yang buruk. Oleh
karena itu, diperlukan peran aktif tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat dalam
memberikan edukasi serta pendampingan kepada Lansia guna membantu memperbaiki
pola tidur dan meningkatkan kualitas hidup Lansia penderita hipertensi.
Kata Kunci: Hipertensi, Lansia, Pola Tidur.
| Tipe Item: | Tugas Akhir (Diploma) |
|---|---|
| Subyek: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 613 Ilmu Kesehatan Umum dan keamanan |
| Program Studi: | Jurusan Kesehatan > Keperawatan |
| Depositing User: | 33412301050 Irma Yunita |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 03:53 |
| Terakhir Diubah: | 19 Aug 2026 03:53 |
| URI: | https://digilib.poltera.ac.id/id/eprint/991 |
